Beberapa Mitos Tentang Masturbasi

Banyak orang beranggapan bahwa masturbasi adalah perilaku seksual yang tidak normal. Benarkah demikian?

Pada obrolan obrolan sehari-hari dimasyarakat luas bahwa yang melakukan masturbasi itu hanya laki-laki, benarkah seperti itu?
Ada beberapa mitos lain yang sering dianggap  benar oleh banyak orang beberapa diantaranya seperti di bawah ini:

  1. Masturbasi Hanya dilakukan oleh Pria?
    Masturbasi memang umumnya dilakukan oleh pria.
    Namun di kota-kota banyak wanita melakukan masturbasi.
    Para wanita  perlu waspada melakukan masturbasi karena bisa merusak selaput dara. Selaput dara berada di mulut Miss V, Selaput dara itu  berupa lipatan mukosa antara wanita satu dan yang lain bentuknya tidak sama. Wanita di luar negeri biasanya menggunakan sex toys untuk melakukan masturbasi.
  2. Masturbasi termasuk Seks yang Tidak Normal?
    Banyak orang beranggapan  bahwa masturbasi adalah salah satu bentuk penyimpangan seks.
    Namun pada kenyataanny masturbasi adalah hal yang wajar terjadi pada pria maupun wanita di jaman modern ini.
    Masturbasi adalah bentuk rangsangan seksual sampai mencapai orgasme, hanya saja tidak dilakukan dengan pasangannya.Menurut seksolog, Dr. Deidre seperti dikutip dari The Sun mengungkapkan bahwa tak ada yang salah dari perilaku masturbasi. Menurut Deidre, jika mengalami hambatan untuk mencapai orgasme, dianjurkan untuk mempelajari bagaimana cara masturbasi yang baik dan benar. Hal itu dianjurkan agar mereka lebih mengenal apa sebenarnya yang membuat mereka puas dan selanjutnya diharapkan  bisa mengungkapkan pada pasangan masing-masing.
  3. Mastrubasi Hanya Dilakukan oleh Pria/ Wanita Single?
    Masturbasi memang umumnya dilakukan oleh orang yang masih single atau belum menikah untuk memuaskan hasrat seksnya. Mereka umumnya terpengaruh oleh photo-photo, video ataupun film atau karena obrolan.Menurut hasil survei di luar negeri, masturbasi juga  dilakukan oleh individu yang sudah menikah. Bisa dilakukan oleh suami atau oleh istri atau kedua-duanya masing-masing melakukannya.Dari hasil survei, Alfred Kinsey, biolog asal Amerika Serikat  menemukan sekitar 40% pria dan 30% wanita yang terikat dalam jalinan asmara dan berhubungan seksual, juga melakukan masturbasi secara rutin.
  4. Masturbasi Berbahaya Bagi Kesehatan?
    Banyak orang beranggapa  bahwa masturbasi adalah salah satu bentuk dari penyimpangan seksual. Mitos yang selama ini beredar, masturbasi bisa melukai alat vital, menurunkan kualitas sperma, bahkan menimbulkan kebutaan.
    Faktanya, jika dilakukan dengan benar dan wajar masturbasi sama sekali tidak berbahaya. Masturbasi tidak menimbulkan risiko apabila dilakukan satu bulan sekali, atau maksimal tiga kali sehari. Tapi orang perlu minta saran dari psikiater atau terapis seks jika masturbasi sudah mulai dilakukan secara kompulsif, yang artinya, kemampuan untuk menahan hasrat seksual tak bisa lagi dibendung sehingga timbul perilaku seksual yang menyimpang.

Iklan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.